Rabu, 29 April 2009

Apa Nilai Diri Kita..?

Bob paling suka pergi dari satu rumah yang mengobral barang bekas kerumah lainnya setiap sabtu pagi. Ia tak pernah tahu harta apa yang mungkin ditemukannya pada saat memeriksa barang bekas orang lain, terutama di pinggir kota Los Angeles dimana ia tinggal.
Pada suatu pagi, ia melihat sebuah motor Harley-Davidson lama diparkir di garasi, yang sebagian ditutupi oleh selembar selimut compang-camping. Motor Harley-Davidson itu bukan bagian dari obral barang bekas, tetapi Bob tetap bertanya apa barang itu di jual.
"Mungkin", jawab pria yang duduk dibelakang meja kartu. "Bagaimanapun istriku bilang semuanya harus dijual. Tetapi kubilang ya, motor itu tidak dikendarai sejak aku mendapatkan nya. Mesinnya korslet."
"Oke, kalau begitu motor itu tidak berfungsi. Kau mau menjualnya dengan harga berapa?" Bob ngotot.
"Oh, aku tak tahu. Bagaimana kalau tiga puluh lima dolar?".
"Kubeli deh," jawabnya. "Bisakah aku mengambilnya besok?"
"Tentu."
Harley yang berkarat itu diletakkan dipojok garasi Bob, hanya memenuhi tempat kosong selama beberapa minggu sebelum dia menelepon dealer Harley-Davidson lokal. Ia dihubungkan dengan divisi onderdil.
Setelah menjelaskan masalahnya, sipegawai onderdil menanyakan nomor seri motor itu.
Bob menyebutkan dengan cepat nomor seri yang panjang, lalu disuruh menunggu.
Setelah si pegawai divisi onderdil tersambung lagi, ia berkata, "Uh, aku harus menelepon anda lagi, oke? Bisakah anda memeberikan ku waktu beberapa hari?"
"Tentu."
Telepon berdering dua hari kemudian, tapi kali iniseorang eksekutif Harley yang menelepon. Menurut Bob, pria itu terdengar terlalu khawatir.
"Dengar, Bob, bisakah kau melakukan sesuatu untukku?"
"Tentu bisa kucoba."
"Aku ingin melepas tempat duduk motormu dan melihat apa ada tulisan dibawahnya. Aku akan menunggu disini."
Bob mengambil sebuah obeng dan melakukan apa yang disuruh. Ia mengangkat tempat duduk motornya dan menyadari seseorang telah mengukir tulisan THE KING dikerangka baja itu.
"Ada tulisan THE KING," Bob melaporkan.
Lama sekali si eksekutif Harley tidak berkata apa-apa.
"Bob, bosku sudah memberiku kuasa menawarkan mu $300.000 untuk motor itu, dan bisa langsung dibayar. Maukah kau menjualnya?"
Bob amat tercengang sehingga ia tak tahu harus merespons bagaimana.
Ia menggumamkan sesuatu bahwa ia harus memikirkannya, lalu melorot kelantai, bertanya-tanya apa yang telah dilakukannya sehingga menerima keberuntungan seperti ini.
Keesokan harinya, Jay Leno, pembawa acara "Tonight Show"
menelpon Bob, berkata bahwa ia mendengar bahwa ada motor Harley-Davidson yang akan dijual. Setelah menjelaskan bahwa ia ada pengoleksi motor Harley, Leno menawarkan Bob $500.000.
Mengapa ia menawarkan harga setinggi itu? Karena motor itu pernah menjadi milik Raja Rock 'n Roll, Elvis Presley. Motor yang dibeli Bob dengan tidak sengaja seharga tiga puluh lima dolar itu sekarang seharga setengah juta dolar!
Kita tidak mengetahuinya, tetapi saat kita mengatakan ya kepada Kristus, kita menjadi milik Raja sesungguhnya, Raja semesta alam, Raja segalanya. Apa Anda tahu bahwa Anda jauh lebih berharga ketimbang yang pernah Anda bayangkan?

Begini ya, nama Yesus Kristus terukir dijiwa kita, dan kita tidak akan memahami seberapa tinggi harganya-atau betapa tidak layaknya kita-hingga kita berdiri di hadirat-Nya.

Lebih baik kaya dihadapan Tuhan, dari pada kaya harta

sumber: Bisikan Lirih Dari Tuhan (Steve Farrar)

Selasa, 28 April 2009

Kenangan di sekolah lama..

Terharu bercampur geram………… ya, itu yang terjadi pada saat aku mengunjungi sekolah lama ku, SMU N 1 Tg. Morawa.

Pada saat itu, dengan mengendarai kereta ( sepeda motor ), aku pergi ke rumah orang tua ku di kec. Tg. Morawa. Hanya 1 jam perjalanan dari tempatku saat ini Medan ke sana.

Berhubung bertepatan dengan jam pulang sekolah adik perempuanku, jadi ku sempatkan mampir untuk menjemputnya, adik ku sekolah di SMU N 1 Tg. Morawa, sekolah dimana aku juga pernah menuntut ilmu disitu.

................................................................................................................................................

Pada saat sampai di sekolah itu, aku langsung terbayang di waktu aku dulu masih memakai seragam sekolah, heheh.... aku jadi tersenyum sendiri.

Terbayang dimana aku dan teman-teman dulu sering bercanda pada waktu pulang sekolah, kena hukum karena terlambat masuk sekolah, masa pacaran (yihaaa....... hahahha), mantan-mantanku......hahahhaha..........

Semua itu membuat aku tersenyum terus, haha.....

Dulu aku menyebut sekolah ini adalah sekolah seni, karena pada muridnya pada suka yang berbau seni, dari pada pelajaran. Banyak yang bolos pada saat jam pelajaran, biasa kami (ups...heheh..) bersemayam di kantin sekolah. Dan yang uniknya menurut hitunganku pada saat itu, sekolah kami mempunyai 5 kantin hahaha......

Jadi kalau ada “razia”, kami dengan profesional nya langsung berpindah-pindah kantin untuk menghindarinya, karena yang biasa melakukan razia itu adalah para GURU KILLER terlatih, tak lepas dari bantuan para “teteh-teteh” penjaga kantin tentunya.

Kami, terutama aku pribadi, bolos jam pelajaran, bukan karena malas belajar, tapi guru mata pelajarannya tidak datang, sehingga biasanya langsung di ganti oleh guru-guru lain yang kebetulan nganggur, alias sedang tidak mengajar. Dan biasanya guru-guru itu bukan membawakan pelajaran kepada kami, malah kami disuruh yang ngga-ngga, kadang kami disuruh nyanyi satu-satu di depan kelas, kadang disuruh bersih-bersih kelas, nah... dan yang lebih parahnya lagi, klo guru yang menggantikan itu adalah wakil kepala sekolah... mampus, yang ada kami malah di razia, laki-laki nya razia rambut gondrong (aku paling benci kalau kena..), razia kaus kaki ( harus putih klo hari biasa, hitam klo hari jumat dan sabtu), dan razia yang lain-lain.

...............................................................................................................................................

Dan berbicara tentang wakil kepala sekolah ini, itu yang membuat aku geram, karena aku berjumpa denganya pada saat aku sedang menunggu adikku di depan gerbang sekolah, nama nya sengaja tidak aku sebutkan, karena bagaimanapun juga aku menghormati dia sebagai guru di sekolah itu.

Dulu, diantara semua guru-guru, baik yang killer maupun yang baik, dia lah guru yang paling tidak masuk di akal ku, dia lebih hobi menghukum para murid, dari pada mengajar di kelas.

Pada saat jam belajarnya, dia malah sering meninggalkan kelas itu, hanya untuk melakukan razia, hampir setiap hari, kan gilak itu............hahah...

...............................................................................................................................................

Tapi itu semua sudah lewat, sudah menjadi kenangan manis bagi ku, ingin aku melanjutkan cerita ini, tapi mungkin lain kali, karena mataku sudah perih karena monitor komputer sialan ini. Thanks

Minggu, 26 April 2009

PENONTON YANG MENYENANGKAN

Aku pernah mendengar cerita tentang seorang pria bernama Henry Peterson, seorang Halfback (pelari bola) ranking empat yang tergabung dalam tim football Universitas Alabama. Posisi Henry amat rendah dalam grafik pemain sehingga ia hanya bermain beberapa kali selama bertanding dengan lawan yang enteng. Ini adalah tahun-tahun kegemilangan pelatih Paul “Bear” Bryant, pelatih football college terhebat pada zamannya.

Pertandingan persaingan panas Alabama setiap tahunnya adalah peperangan antar Negara-negara bagian pada akhir musim dengan Universitas Auburn Tigers. Beberapa hari sebelum permulaan pertandingan, Henry menerima telepon dari rumah: ayahnya mendadak meninggal. Henry menelepon pelatih Bryant dan berkata, “Pelatih, aku tak bisa menghadiri pertandingan hari Sabtu, Ayahku baru meninggal, jadi aku harus pulang.”

Bear Bryant, yang sedang di tengah persiapan pra pertandingan, merasa kasihan pada anak muda itu. “Nak, jangan pikirkan tim futball ini lagi, pulanglah dan temani keluargamu, mereka memerlukanmu.”

“Terima kasih, pelatih. Aku tahu Bapak pasti paham.”

Suatu ketika setelah pulang, Henry merasa harus kembali ke Tuscaloosa dan memakai seragam untuk bermain dalam pertandingan football Alabama versus Auburn. Sehari sebelum pertandingan besar itu, ia menelepon pelatih Bryant kedua kalinya.

“Pelatih, aku sudah memikirkannya, dan aku tak bisa mengecewakan tim ku. Aku akan datang kesana pada Sabtu siang.”

Pelatih Bryant tahu pria muda ini berhak bersama keluarganya saat mereka sedang berkabung. “Tidak, tidaklah masalah bahwa kau tidak mengikuti pertandingan. Kau bisa tetap di rumah akhir pekan ini.”

“Tidak, Pak, aku akan datang.”

Dua jam sebelum pertandingan Alabama versus Auburn, Henry menemui pelatih Bryant di kantornya. Pria muda itu duduk didepan pelatihnya dan dengan amat sungguh-sungguh, ia berkata, “Pelatih, aku ingin kau memberiku kesempatan membuka pertandingan hari ini.”

Pelatih Bryant mendongak dari catatannya, tidak yakin bahwa yang didengarnya benar. “Henry, ini pertandingan football Alabama versus Auburn. Aku tak bisa memberikanmu kesempatan membuka pertandingan hari ini. Kau tak pernah membuka futball apapun dalam sejarah Alabama.”

“Aku tahu, pelatih. Tetapi kau harus memberiku kesempatan itu hari ini!” Henry ngoto.

“Baiklah, Henry, begini saja deh. Aku akan memasukkanmu dalam rangkaian pertama first series of down. Kalau kau membahayakan tim futball Alabama, aku akan mengeluarkan mu dari pertandingan. Kau paham?”

“Ya, Pak.”

Ntah apa yang merasuki seorang fourth-string halfback sehingga bersikeras agar si pelatih memberikannya kesempatan membuka pertandingan terbesar musim ini? Mengapa seorang Pelatih legendaries menyetujuinya?

Kedua belah pihak pasti merasakan naluri-perasaan sama yang menyebabkan Gideon mempercayai Allah saat dia berkata, “Kau tidak perlu 10.000 orang untuk mengalahkan orang Midian. Kau hanya perlu 300 orang. Kau bisa menyuruh sisanya pulang.”

Gideon mematuhi Allah dan menghancurkan pasukan Midian dalam waktu beberapa jam.

Bear Bryant tidak menyuruh sisa tim football pulang sore itu, tetapi memang membiarkan Henry Peterson bermain menggila. Pria yang biasanya hanya duduk dibangku sajaberlari menghindari benteng Auburn, mencetak empat touchdown pada paruh babak pertama. Saat istirahat paruh babak pertama. Saat istiharatparuh waktu, Pelatih Bryant menemui Henry di ruang loker.

“Henry, aku tak tahu apakah aku harus mencium atau membunuhmu. Kau telah duduk di bangku selama empat tahun. Mengapa kau tidak memberitahuku bahwa kau tahu cara bermain football seperti itu?”

“Pelatih”, jawab pria muda itu, “apa Bapak pernah melihat ku berjalan bergandengan tangan dengan Ayahku di kampus? Bicara padanya tentang gedung-gedung dan menceritakan padanya apa yang terjadi di kampus?”

Bear Bryant mengobrak-abrik benaknya. “Ya, kurasa aku pernah melihatmu dengan ayahmu satu atau dua kali.”

“Pelatih, Ayahku buta. Hari ini adalah hari pertama ia bisa menyaksikan aku bermain futball!”

Ada satu hal yang pasti. Kita semua yang menyebut nama Kristus “memainkan pertandingan” dihadapan mata Bapa kita di sorga. Amsal 15:3 menyatakan dengan jelas: “Tuhan melihat semua yang terjadi disegala tempat; Ia memperhatikan semua yang baik dan yang jahat.”

Tuhan melihat apa yang kita lakukan di muka publik, dan Ia melihat apa yang kita lakukan di tempat pribadi. Dan saat Anda sadar bahwa mata-Nya selalu tertuju kepada Anda, Anda punya motivasi kuat untuk menjalani hidup sebaik mungkin sesuai kemampuan Anda.

Tuhan mengawasi Anda di tempat kerja, dan Ia mengawasi Anda di rumah.

Alangkah berharganya kesempatan memberikan yang terbaik pada Tuhan.

Renungan ini aku dapat dari buku yg sudah lama aku punya, dan tak bosan2 selalu aku baca, sebagai pegangan.

Rabu, 08 April 2009

GLOBAL WARMING....@_@!

Global Warming atau Pemanasan Global , apasih maksudnya..??(pura-pura bego, tapi memang iya..hehe..). Aku dengar istilah itu sebenarnya sudah lama, tapi ya… biasa anak muda, cuek bebek aja. Karena istilahnya itu sendiri mirip-mirip pelajaran di sekolah(ilmiah)… (agak-agak ga tertarik istilah-istilah ilmiah). Tapi karena punya rasa ingin pintar, iseng aku search di http://id.wikipedia.org/. Ternyata kesimpulan yang aku dapat rupanya agak seram, berikut;

Pemanasan Global ( Global Warming ) adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Jadi suhu di Bumi (tempat kita hidup sekarang) semakin dan akan semakin PANAS. Semakin panas…… silahkan teman-teman bayangin.

Bumi yang tadinya biru warnanya, berubah jadi MERAH karena panas. Wuyuh…

Beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan email dari sebuah situs langganan, yang seharusnya isi email tsb mengenai suatu tutorial Photoshop, eh.. isinya malah membahas tentang Global Warming ini, dan ceritanya lebih seram lagi berikut aku sharing aja isi emailnya,

Apabila pemanasan global terus berlanjut pada suhu tertentu maka kita akan menghadapi kepunahan. Jadi apa yang sebenarnya akan terjadi apabila bumi terus memanas?

Jurnalis dan penyiar acara lingkungan hidup asal Inggris, Mark Lynas, melakukan perjalanan selama 3 tahun yang mengelilingi 5 benua untuk menyaksikan berbagai perubahan karena dampak pemanasan global. Dari mencairnya tundra di Alaska, tenggelamnya pulau di Pasifik dari negara bagian dari Tuvalu, dan bertambahnya dataran tandus di pedalaman Mongolia sampai pada lenyapnya lapisan es di Peru dan banjir, serta badai yang menyebabkan erosi di China. Tuan Lynas secara pribadi mengumpulkan semua bukti yang dikumpulkan dalam bukunya mengenai perubahan iklim, High Tide: The Truth About Our Climate Crisis (Gelombang Besar: Kenyataan Mengenai Krisis Perubahan Iklim Kita).

Setelah itu, dalam waktu singkat Tuan Lynas mempelajari lebih mendalam tentang berbagai bukti ilmiah serta rasional mengenai efek pemakaian bahan bakar fosil terhadap iklim, lingkungan, dan kehidupan di planet ini. Beliau menghabiskan waktunya beberapa bulan di perpustakaan ilmiah Radcliffe di Universitas Oxford untuk membaca ribuan buku literatur ilmiah yang telah dianalisa secara mendalam sebelum mempublikasikan buku kejutannya yang kedua, Six Degrees: Our Future on a Hotter Planet (Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas); sebagai media lain untuk membangkitkan kesadaran.

Buku terbarunya secara sistematik membahas perubahan iklim berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian secara ilmiah dengan penggunaan aplikasi komputer tahap lanjut dan juga pencarian secara palaeoclimatic untuk menelusuri sejarah bumi yang memberikan gambaran akan pemanasan iklim di masa mendatang dan akibat yang akan dihadapi. Selain itu ia juga meneliti periode-periode dari perubahan iklim dramatik sebelumnya melalui proses alami dan meramalkan akan efek menakutkan dari pemanasan global yang akan dihadapi semua kehidupan dan lingkungan di planet ini.

Derajat demi derajat, satu derajat per bab. Enam Derajat disusun berdasarkan “Laporan Perkiraan Ketiga” dari Panel Antar Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) tahun 2001 (http:/www.ipcc.ch). Pada setiap halaman, efek dari peningkatan temperatur di bumi dan lapisan biosfernya digambarkan dalam realitas yang menguatirkan.

Kenaikan suhu 1ºC sampai 3ºC merupakan “titik puncak”, tetapi jika naik sampai pada 6 ºC maka peningkatan ini dapat menyebabkan kepunahan pada hampir semua kehidupan, termasuk manusia! Sulit dibayangkan jika perilaku dari manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang tidak diharapkan. Kita telah membahayakan planet ini dan berada di ambang kehilangan momentum apabila kita tidak bertindak secepatnya untuk membatasi efek emisi gas rumah kaca.

Kenaikan Suhu 1 Derajat:

Pada kenaikan suhu 1 derajat, Kutub Utara akan kehilangan es setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang mengakibatkan banyak penduduk menderita.

Kenaikan Suhu 2 Derajat

Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global.

Kenaikan Suhu 3 Derajat

Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan garis lintang.

Kenaikan Suhu 4 Derajat

Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ºC.

Kenaikan Suhu 5 Derajat

Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai.

Kenaikan Suhu 6 Derajat

Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang mampu bertahan hidup kecuali bakteri. Hal ini akan menjadi “skenario hari kiamat.”

Hal yang lebih menguatirkan adalah karena kompleksnya ekosistem di planet ini, kenyataan akan perubahan iklim ini dapat menjadi lebih buruk dibandingkan dengan perkiraan yang dilakukan secara ilmiah! Prediksi akan efek dari perubahan iklim sangat menguatirkan. Saat menganalisa ulang seluruh data yang ia kumpulkan, Tuan Lynas berpikir, mungkin ia “harus merahasiakan semuanya” karena kebenarannya sangat “menakutkan.” Sebenarnya, beberapa dari perkiraan mulai menjadi kenyataan, sebagai contoh, gelombang panas saat musim panas di Eropa telah mulai mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya para manula. Cuaca yang memanas juga menyebabkan malaria dan penyakit lainnya yang bertambah secara regional. Pemanasan global telah membuat lapisan es di China menyusut 7% setiap tahunnya, hal ini dapat berakibat kerusakan yang lebih besar dan memberi efek kepada 300 juta jiwa yang sangat menggantungkan kebutuhan air mereka dari situ. Di India, mencairnya es yang sangat cepat telah menyebabkan 70.000 orang harus pindah dari Pulau Lohachara yang tenggelam, dan kenaikan permukaan laut telah menyebabkan dipindahkannya 20.000 penduduk yang tinggal di dataran paling rendah di Kepulauan Duke of York pada tahun 2000. Pada keadaan yang rentan dari ekosistem serta sistem sosial yang saling terkait satu sama lainnya, planet yang semakin panas juga menyebabkan rantai reaksi yang memicu terjadinya kelangkaan makanan dan air seiring dengan bertambahnya pengungsi sebagai akibat perubahan iklim.

Akan tetapi, Tuan Lynas tidak berniat membuat pembaca pesimis akan masa depan planet ini. Sebaliknya dia menyampaikan peringatan dini secara jelas dan mendesak perhatian internasional akan diperlukannya usaha bersama untuk mengatasi pemanasan global seperti “mengambil tabung pemadam dan memadamkan api.” Tidak diragukan lagi bahwa “api’ tersebut timbul sebagai akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia dan berdasarkan analisis data, berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature; dan waktu yang tersisa kurang dari 1 dekade saat kenaikan mencapai puncak ‘enam derajat’! Sesuai indikasi yang tercantum di bagan, kita telah mendekati tingkat 2 derajat, dengan demikian pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.

Bagan : Kenaikan Suhu dan Emisi Karbon*

PERUBAHAN SUHU
TEMPERATUR YANG BERUBAH DALAM CELSIUS
JUMLAH CO2

Satu Derajat
0,1- 1,0ºC
350ppm (Level saat ini 380ppm)

Dua Derajat
1,1- 2,0 ºC
400ppm

Tiga Derajat
2,1- 3,0 ºC
450ppm

Empat Derajat
3,1- 4,0 ºC
550ppm

Lima Derajat
4,1- 5,0 ºC
650ppm

Enam Derajat
5,1- 5,8 ºC
800ppm

*Tabel dari hal 279 di Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas

Enam Derajat adalah sebuah tiupan terompet perang, panggilan kepada semua orang akan kondisi bumi kita yang berada pada situasi yang sangat kritis; ini adalah masa terpenting bagi para pemimpin dan tokoh politik untuk mengimplementasikan ketentuan ambang batas untuk mengurangi karbon dan gas dari efek rumah kaca lainnya, seperti metana. Tidak dapat di pungkiri bahwa ulah manusialah yang menyebabkan cepatnya kenaikan perubahan iklim. Kita harus mengubah gaya hidup kita ke arah yang lebih gembira dan lebih sehat seperti berlaih ke energi yang berkelanjutan dan gaya hidup vegetarian untuk menyelamatkan bumi kita. Kita hanya mempunyai sedikit waktu yang sangat terbatas untuk membuat titik balik. Pemanasan global adalah sebuah realitas dan membutuhkan perhatian semua umat manusia di planet ini. Untuk itu marilah kita segera bertindak untuk menyejukkan bumi kita.

Fight Global Warming………………..